Makalah
Pengelolaan Perpustakaan Dan Laboraturium Sekolah
“Pengkajian Konsep
Perpustakaan”
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada zaman
global sekarang, pendidikan merupakan sesuatu yang penting. Karena pendidikan
merupakan akar dari peradaban sebuah bangsa. Pendidikan sekarang telah menjadi
kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang agar bisa menjawab tantangan
kehidupan.Untuk memperoleh pendidikan, banyak cara yang dapat kita capai.
Diantaranya melalui perpustakaan. Karena di perpustakaan berbagai sumber
informasi bisa kita peroleh, selain itu banyak juga manfaat lain yang dapat
kita peroleh melalui perpustakaan. Ketika kita mendengar kata perpustakaan,
dalam benak kita langsung terbayang sederetan buku-buku yang tersusun rapi di
dalam rak sebuah ruangan. Pendapat ini kelihatannya benar, tetapi kalau kita
mau memperhatikan lebih lanjut, hal itu belumlah lengkap. Karena setumpuk buku
yang diatur di rak sebuah toko buku tidak dapat disebut sebagai sebuah
perpustakaan.
Memang
pengertian perpustakaan terkadang rancu dengan dengan istilah – istilah
pustaka, pustakawan, kepustakawanan, dan ilmu perpustakaan. Secara harfiah,
perpustakaan sendiri masih dipahami sebagai sebuah bangunan fisik tempat
menyimpan buku – buku atau bahan pustaka. Untuk itu, pada pembahasan kali ini
akan dikupas secara mendalam tentang pengantar umum perpustakaan yang meliputi
: pengertian perpustakaan, maksud dan tujuan pendirian perpustakaan, jenis –
jenis perpustakaan, peranan, tugas, dan funsi perpustakaan, aktifitas pokok
perpustakaan, dan perpustakaan sebagai disiplin ilmu.
Sejalan dengan
perkembangan zaman, pengertian perpustakaan baeubah secara berangsur-angsur.
Pada mulanya setiap ada kumpulan buku-buku koleksi yang dikelola secara rapi
dan teratur disebut perpustakaan, tetapi karena adanya perkembangan teknologi
modern dalam usaha pelestarian dan pengembangan informasi, maka koleksi
perpustakaan tidak hanya terbatas buku-buku saja tetapi juga beraneka ragam
jenisnya.
B. Rumusan Masalah
1.
Apakah pengertian pengertian perpustakaan?
2.
Apa sajakah tujuan pendirian
perpustakaan?
3.
Apa sajakah jenis-jenis perpustakaan?
4.
Bagaimana fungsi dan peran perpustakaan?
C.
Tujuan Masalah
1. Mengetahui
pengertian perpustakaan.
2. Mengetahui
tujuan pendirian perpustakaan.
3. Mengetahui
jenis-jenis perpustakaan.
4. Mengetahui
fungsi dan peran perpustakaan.
BAB
II
ISI
A. Pengertian Perputakaan
Perpustakaan
diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan
terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang
digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Basuki ; 1991 ).
Perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari gedung /
bangunan atau gedung tersendiri yang berisi buku-buku
koleksi, yang diatur dan disusun demikian rupa, sehingga mudah untuk dicari dan
dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca (Sutarno NS,
2006:11).
Perpustakaan adalah kumpulan atau bangunan fisik sebagai tempat buku
dikumpulkan dan disusun menurut sistem tertentu atau keperluan pemakai (Lasa,
2007:12).
Ada dua unsur
utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan. Namun, di zaman sekarang,
koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa
berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterima di perpustakaan sebagai
sumber informasi. Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun
teratur, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah
dapat menemukannya.Dengan memperhatikan
keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa perpustakaan adalah suatu unit
kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara
sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi. (
Sugiyanto )Menurut RUU
Perpustakaan pada Bab I pasal 1 menyatakan Perpustakaan adalah institusi yang
mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus
guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara
interaksi pengetahuan.Perpustakaan
adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari
perpustakaan sendiri, khususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan
layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat
dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Wiranto dkk,1997).Secara lebih
konkrit perpustakaan dapat dirumuskan sebagai suatu unit kerja dari sebuah
lembaga pendidikan yang berupa tempat penyimpanan koleksi buku-buku pustaka
untuk menunjang proses pendidikan. Dari beberapa pengertian diatas, dapat
disimpulkan bahwa perpustakaan adalah tempat untuk mengembangkan informasi dan
pengetahuan yang dikelola oleh suatu lembaga pendidikan, sekaligus sebagai
sarana edukatif untuk membantu memperlancar cakrawala pendidik dan peserta
didik dalam kegiatan belajar mengajar.Dengan demikian, perpustakaan dapat diartikan secara luas
sebagai salah satu unit kerja yang berupa tempat untuk mengumpulkan, menyimpan,
mengelola, dan mengatur koleksi bahan pustaka secara sistematis, untuk
dipergunakan oleh pemakai sebagai sumber informasi sekaligus sebagai sarana
belajar yang menyenangkan. Tujuan pengelolaan dan pengaturan bahan-bahan
pustaka tidak lain adalah agar dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pemakainya.
Lebih jauh lagi adalah bagaimana agar dengan pengaturan tersebut dapat
membangkitkan minat setiap pemakai untuk selalu mengunjungi perpustakaan. Yang
pada tahap selanjutnya dapat mendongkrak minat baca siswa. Dengan demikian,
perpustakaan tersebut akan selalu digunakan oleh pemakai atau anggotanya.
Pemakai perpustakaan tersebut tergantung atau sesuai dengan unit kerjanya.
Tentunya perpustakaan sekolah pemakainya adalah siswa dan pegawai, guru dan
masyarakat umumnya.Jika dikaitkan dengan proses belajar mengajar di sekolah,
perpustakaan sekolah memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam upaya
sumbangan yang sangat besar dan berharga dalam upaya meningkatkan aktivitas
peserta didik serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran. Melalui
penyediaan perpustakaan, peserta didik dapat berinteraksi dan terlibat langsung
baik secara fisik maupun mental dalam proses belajar. Perpustakaan sekolah
merupakan bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan, dimana
bersama-sama dengan komponen pendidikan lainnya turut menentukan keberhasilan
proses pendidikan dan pengajaran. Melalui perpustakaan peserta didik dapat
mendidik dirinya secara berkesinambunganSecara umum
dapat kami simpulkan bahwa pengertian perpustakaan adalah suatu institusi unit kerja yang menyimpan koleksi
bahan pustaka secara sistematis dan mengelolanya dengan cara khusus sebagai
sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya.Namun,saat
ini pengertian tradisional dan paradigma lama mulai tergeser seiring
perkembangan berbagai jenis perpustakaan, variasi koleksi dalam berbagai format
memungkinkan perpustakaan secara fisik tidak lagi berupa gedung penyimpanan
koleksi buku. Banyak kalangan terfokus untuk memandang perpustakaan sebagai
sistem, tidak lagi menggunakan pendekatan fisik. Sebagai sebuah sistem
perpustakaan terdiri dari beberapa unit kerja atau bagian yang terintergrasikan
melalui sistem yang dipakai untuk pengolahan, penyusunan dan pelayanan koleksi
yang mendukung berjalannya fungsi – fungsi perpustakaan. Perkembangannya
menempatkan perpustakaan menjadi sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi
dan budaya. Dari istilah pustaka, berkembang istilah pustakawan, kepustakaan,
ilmu perpustakaan, dan kepustakawanan yang akan dijelaskan sebagai berikut :
1. Pustakawan
: Orang yang bekerja pada lembaga – lembaga perpustakaan atau yang sejenis dan
memiliki pendidikan perpustakaan secara formal.
2. Kepustakaan
: Bahan – bahan yang menjadi acuan atau bacaaan dalam menghasilkan atau
menyusun tulisan baik berupa artikel, karangan, buku, laporan, dan sejenisnya.
3. Ilmu Perpustakaan : Bidang ilmu yang
mempelajari dan mengkaji hal – hal yang berkaitan dengan perpustakaan baik dari
segi organisasi koleksi, penyebaran dan pelestarian ilmu pengetahuan teknologi
dan budaya serta jasa- jasa lainnya kepada masyarakat, hal lain yang berkenaan
dengan jasa perpustakaan dan peranan secara lebih luas.
4. Kepustakawanan : Hal – hal yang berkaitan
dengan upaya penerapan ilmu perpustakaan dan profesi kepustakawanan.
B.
Tujuan
Pendirian Perpustakaan
Menurut Sutarno NS (2006:34),”Tujuan
Perpustakaan adalah untuk menyediakan fasilitas dan sumber informasi dan
menjadi pusat pembelajaran”. Sedangkan menurut Lasa (2007:14):
- Menumbuhkembangkan minat baca dan tulis. Para siswa dan guru dapat memanfaatkan waktu untuk mendapat informasi di perpustakaan. Kebisaan ini mampu menumbuhkan minat baca mereka yang pada akhirnya dapat menimbulkan minat tulis
- Mengenalkan teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi harus terus diikuti pelajar dan pengajar. Untuk itu perlu proses pengenalan dan penerapan teknologi informasi dari perpustakaan
- Membiasakan akses informasi secara mandiri. Pelajar perlu didorong dan diarahkan untuk memiliki rasa percaya diri dan mandiri untuk mengakses informasi. Hanya orang yang percaya diri dan mandirilah yang mampu mencapai kemajuan
- Memupuk bakat dan minat. Bacaan, tayangan gambar, dan musik di perpustakaan mampu menumbuhkan bakat dan minat seseorang. Fakta dan sejarah membuktikan bahwa keberhasilan seseorang itu tidak ditentukan oleh NEM yang tinggi melainkan melalui pengembangan bakat dan minat.
Aktifitas utama dari perpustakaan
adalah menghimpun informasi dalam berbagai bentuk atau format untuk pelestarian
bahan pustaka dan sumber informasi sumber ilmu pengetahuan lainnya. Maksud
pendirian perpustakaan adalah :
Menyediakan sarana atau tempat
untuk menghimpun berbagai sumber informasi untuk dikoleksi secara terus
menerus, diolah dan diproses. Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan
hasil budaya manusia ( ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya ) melalui
aktifitas pemeliharaan dan pengawetan koleksi. Sebagai agen perubahan ( Agent
of changes ) dan agen kebudayaan serta pusat informasi dan sumber belajar
mengenai masa lalu, sekarang, dan masa akan datang. Selain itu, juga dapat
menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya. Tujuan pendirian perpustakaan untuk
menciptakan masyarakat terpelajar dan terdidik, terbiasa membaca, berbudaya
tinggi serta mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat ( Long life
education ).
C.
Jenis-jenis
Perpustakaan
Menurut Sutarno NS (2006:37) jenis-jenis perpustakaan adalah
sebagai berikut:
1. Perpustakaan Nasional RI
Merupakan Perpustakaan Nasioal yang berkedudukan di Ibu Kota
Negara Indonesia yang mempunyai jangkauan dan ruang lingkup secara Nasional dan
merupakan salah satu Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang bertanggung
jawab kepada Presiden.
2. Badan Perpustakaan Daerah
Badan perpustakaan daerah atau lembaga lain yang sejenis
adalah yang berkedudukan di tiap provinsi di Indonesia yang mengelola
perpustakaan.
3. Perpustakaan Umum
Perpustakaan umum diibaratkan sebagai Universitas Rakyat
atau Universitas Masyarakat, maksudnya adalah bahwa perpustakaan umum merupakan
lembaga pendidikan bagi masyarakat umum.
4. Perpustakaan Perguruan
Tinggi
Perpustakaan yang berada di Perguruan Tinggi, baik berbentuk
Universitas, Akademi, Sekolah Tinggi, ataupun Institut. Keberadaan, tugas dan
fungsi perpustakaan tersebut adalah dalam rangka melaksanakan Tri Dharma
Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian / riset dan pengabdian kepada
masyarakat.
5. Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan sekolah berada di sekolah, dikelola sekolah,
dan berfungsi untuk sarana kegiatan belajar mengajar, penelitian sederhana,
menyediakan bahan bacaan, dan tempat rekreasi.
6. Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus berada pada lembaga-lembaga pemerintahan
dan swasta. Perpustakaan tersebut diadakan sebagai sumber informasi dan ilmu
pengetahuan yang berkaitan baik langsung maupun tidak langsung dengan instansi
induknya.
7. Perpustakaan Lembaga
Keagamaan
Merupakan perpustakaan yang dimiliki dan dikelola oleh
lembaga-lembaga keagamaan, misalnya perpustakaan, masjid, gereja.
8. Perpustakaan Internasional
Perpustakaan Internasional Merupakan perpustakaan
internasional yang memiliki koleksi yang menyangkut negara-negara anggota atau
negara-negara yang berafiliasi kepada lembaga dunia tersebut. Perpustakaan ini
dikelola dan diselenggarakan lembaga internasional.
9. Perpustakaan Kantor
Perwakilan Negara-negara Asing
Merupakan perpustakaan yang dimiliki dan diselenggarakan
oleh lembaga / kantor perwakilan Negara masing-masing. Contohnya perpustakaan
lembaga kebudayaan amerika dan pusat kebudayaan jepang
10. Perpustakaan Pribadi /
Keluarga
Merupakan perpustakaan yang dimiliki dan dikelola oleh perorangan
atau orang-orang tertentu bersama anggota keluarganya.
11. Perpustakaan Digital
Perpustakaan digital bukan merupakan salah satu jenis
perpustakaan yang berdiri sendiri, tetapi merupakan pengembangan dalam system
pengelolaan dan layanan perpustakaan.
D.
Fungsi dan Peranan Perpustakaan
Fungsi
Perpustakaan
Pada umumnya
perpustakaan memiliki fungsi yaitu :
·
Fungsi penyimpanan, bertugas menyimpan koleksi
(informasi) karena tidak mungkin semua koleksi dapat dijangkau oleh
perpustakaan.
·
Fungsi informasi, perpustakaan berfungsi
menyediakan berbagai informasi untuk masyarakat.
·
Fungsi pendidikan, perpustakaan menjadi tempat
dan menyediakan sarana untuk belajar baik dilingkungan formal maupun non
formal.
·
Fungsi rekreasi, masyarakat dapat menikmati
rekreasi kultural dengan membaca dan mengakses berbagai sumber informasi
hiburan seperti : Novel, cerita rakyat, puisi, dan sebagainya.
·
Fungsi kultural, Perpustakaan berfungsi untuk
mendidik dan mengembangkan apresiasi budaya masyarakat melalui berbagai
aktifitas, seperti : pameran, pertunjukkan, bedah buku, mendongeng, seminar,
dan sebagainya.
Hal-hal yang Menghambat Fungsi Perpustakaan Sekolah
Hal-hal yang Menghambat Fungsi Perpustakaan Sekolah
Perjalanan
perpustakaan sekolah tidaklah semulus yang diharapkan. Ada beberapa hal yang
sering menghambat fungsi perpustakaan sekolah. Pertama, terbatasnya ruang
perpustakaan di samping letaknya yang kurang strategis. Banyak perpustakaan
yang hanya menempati ruang sempit, dengan tanpa memperhatikan kesehatan dan
kenyamanan. Kesadaran dari pihak sekolah sebagai penyelenggara sangatlah
kurang. Perpustakaan hanyalah untuk menyimpan koleksi bahan pustaka saja.
Pengunjung tidak merasa nyaman membaca buku di perpustakaan, sehingga
perpustakaan dipandang sebagai tempat yang kurang bermanfaat. Dengan melihat
keadaan di atas sepertinya pihak sekolah kurang menyadari tentang pentingnya
perpustakaan. Keberadaan perpustakaan hanyalah untuk pelengkap saja.
Kedua,
keterbatasan bahan pustaka, baik dalam hal jumlah, variasi maupun kualitasnya.
Keberadaan bahan-bahan pustaka yang bermutu dan bervariasi sangatlah penting.
Dengan banyaknya variasi bahan pustaka, anak akan semakin senang berada di
perpustakaan, kegemaran membaca dapat tumbuh dengan subur sehingga kemampuan
bahasa siswa dapat berkembang baik dan dapat membantu anak dalam memahami
pelajaran-pelajaran lainnya. Mengingat kemampuan bahasa merupakan kemampuan
dasar yang sangat berpengaruh dalam belajar. Begitu juga jika bahan pustakanya
bermutu, maka anak akan banyak memperoleh pengetahuan yang berguna dalam
hidupnya. Namun, untuk mengadakan bahan pustaka yang banyak dan bervariasi
dibutuhkan dana yang sangat besar, mengingat harga bahan pustaka biasanya
mahal, lebih-lebih jika bahan pustaka tersebut bermutu. Namun, dari pihak
sekolah sendiri sering kurang berusaha untuk menambah koleksi bahan pustaka,
dengan alasan utama adalah mahalnya harga bahan pustaka. Padahal, anggaran
untuk belanja bahan pustaka setiap tahunnya selalu ada, namun jumlah bahan
pustaka tidak pernah bertambah.
Ketiga,
terbatasnya jumlah petugas perpustakaan (pustakawan). Banyak perpustakaan
sekolah yang tidak ada petugasnya, atau hanya tugas sambilan. Maksudnya, mereka
bukan petugas yang hanya mengurus perpustakaan saja, sehingga sering tugas di
perpustakaan jadi dikesampingkan dan perpustakaan dianggap kurang bermanfaat.
Lebih-lebih bertugas di perpustakaan adalah pekerjaan yang sangat menjenuhkan,
baik dalam hal pelayanan pengunjung maupun perawatan bahan pustaka yang ada,
sehingga dibutuhkan suatu kesabaran yang tinggi.
Keempat,
kurangnya promosi penggunaan perpustakaan menyebabkan tidak banyak siswa yang
mau memanfaatkan jasa layanan perpustakaan. Anak kurang tahu tentang kegunaan
perpustakaan, begitu juga dengan bahan pustakanya. Dia membutuhkan dorongan dan
ajakan untuk berkunjung ke perpustakaan.
Peran
Perpustakaan
Perpustakaan
merupakan upaya untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas
proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisasi secara baik dan
sistematis, secara langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan
bagi proses belajar mengajar di sekolah tempat
perpustakaan tersebut berada. Hal ini, terkait dengan kemajuan bidang pendidikan dan
dengan adanya perbaikan metode belajar-mengajar yang dirasakan tidak bisa
dipisahkan dari masalah penyediaan fasilitas dan sarana pendidikan.
Setiap
perpustakaan dapat mempertahankan eksistensinya apabila dapat menjalankan
peranannya. Secara umum peran – peran yang dapat dilakukan adalah :
§ Menjadi
media antara pemakai dengan koleksi sebagai sumber informasi pengetahuan.
§ Menjadi
lembaga pengembangan minat dan budaya membaca serta pembangkit kesadaran
pentingnya belajar sepanjang hayat.
§ Mengembangkan
komunikasi antara pemakai dan atau dengan penyelenggara sehingga tercipta
kolaborasi, sharing pengetahuan maupun komunikasi ilmiah lainnya.
§ Motivator,
mediator dan fasilitator bagi pemakai dalam usaha mencari, memanfaatkan dan
mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengalaman.
§ Berperan
sebagai agen perubah, pembangunan dan kebudayaan manusia.
Tugas Perpustakaan
Tugas Perpustakaan
Setiap
perpustakaan memiliki kewajiban yang sudah ditentukan dan direncanakan untuk
dilaksanakan. Tugas setiap jenis perpustakaan berbeda – beda sesuai dengan
kewajiban yang ditetapkan.
BAB
III
PENUTUP
- Simpulan
Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah
sebuah koleksi buku dan
majalah. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun
perpustakaan lebih umum dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan
dioperasikan oleh sebuah kota atau institusi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat
yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri.
Tetapi dengan koleksi dan penemuan
media baru selain buku untuk menyimpan informasi, banyak perpustakaan kini juga
merupakan tempat penyimpanan dan/ atau akses ke map, cetak atau hasil seni
lainnya, mikrofilm, mikrofiche, tape audio, CD, LP, tape video dan DVD, dan
menyediakan fasilitas umum untuk mengakses gudang data CD-ROM dan internet.
Perpustakaan dapat juga diartikan
sebagai kumpulan informasi yang bersifat ilmu pengetahuan, hiburan, rekreasi,
dan ibadah yang merupakan kebutuhan hakiki manusia.
Oleh karena itu perpustakaan modern
telah didefinisikan kembali sebagai tempat untuk mengakses informasi dalam
format apa pun, apakah informasi itu disimpan dalam gedung perpustakaan
tersebut atau tidak. Dalam perpustakaan modern ini selain kumpulan buku
tercetak, sebagian buku dan koleksinya ada dalam perpustakaan digital (dalam
bentuk data yang bisa diakses lewat jaringan komputer).
- Saran
Perjalanan perpustakaan tidaklah semulus
yang diharapkan. Ada beberapa hal yang sering menghambat fungsi perpustakaan.
Pertama, terbatasnya ruang perpustakaan di samping letaknya yang kurang
strategis. Kurangnya kesadaran dari berbagai pihak akan fungsi perpustakaan.
Perpustakaan hanyalah untuk menyimpan koleksi bahan pustaka saja. Pengunjung
tidak merasa nyaman membaca buku di perpustakaan, sehingga perpustakaan
dipandang sebagai tempat yang kurang bermanfaat. Dengan melihat keadaan di atas
sepertinya kita harus merubah persepsi dan konsep yang sekarang ini dengan
lebih sering berkunjung, membaca, dan meminjam buku di perpustakaan sebagai
upaya memperkaya wawasan akan dunia baca.
DAFTAR PUSTAKA
Lasa. 2007. Manajemen Perpustakaan Sekolah.
Yogyakarta: Pinus http://cella.staf.narotama.ac.id/2012/02/10/pengertian-perpustakaan-sekolah-dan-manfaatnya/
(diunduh 17/03/2013 jam 21:02) http://dewasastra.wordpress.com/2012/04/03/definisi-pengertian-perpustakaan/
(diunduh 17/03/2013 jam 21:33) http://id.wikipedia.org/wiki/Perpustakaan
(diunduh 17/03/2013 jam 20:51) http://lenterakecil.com/pengertian-perpustakaan-umum/ (diunduh 17/03/2013
jam 20:20) http://warintek08.wordpress.com (diunduh
17/03/2013 jam 20:09) http://wwwilmuperpuscom.blogspot.com/2010/03/pengertian-perpustakaan-menurut-para.html
(diunduh 17/03/2013 jam 21:24) http://www.anneahira.com/pengertian-perpustakaan-sekolah-14087.html
(diunduh 17/03/2013 jam 20: 56) Sutarno NS. 2006. Perpustakaan dan Masyarakat.
Jakarta: Sagung Seto
jika temen temen pingin refrensi lain klik di sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar